Rektor ITSNU STAI Salahudin Ingatkan Wisudawan Pentingnya Kesadaran Sosial

Gadingrejo, NU Pasuruan

Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar Rapat Sanad Wisuda dihotel Ascent Premiere Pasuruan Sabtu, (25/11/2023). Dalam kesempatan tersebut para wisudawan diingatkan pentingnya kesadaran sosial.

Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan, Abu Amar Bustomi mengatakan kesadaran yang mendalam akan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang melekat pada peran pemimpin ini bukan hanya tentang kemampuan dalam mengambil keputusan yang didasarkan pada nilai-nilai moral namun juga tentang konsistensi dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai etika yang tinggi.

“Pada momentum yang bersejarah dalam setiap tindakan dan keputusan yang kalian ambil akan meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwasanya kami melihat potensi besar dalam diri mahasiswa dan mahasiswi harus mampu menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat.

“Kami berharap kalian akan mengemban amanah dengan integritas yang tidak tergoyahkan dan moralitas yang kuat tentunya sebagai panduan dalam setiap tindakan dan keputusan,” ujarnya.

Rektor ITSNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, kesadaran yang mendalam akan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang melekat pada peran pemimpin ini bukan hanya tentang kemampuan dalam mengambil keputusan yang didasarkan pada nilai-nilai moral namun juga tentang konsistensi dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai etika yang tinggi.

“Pada momentum yang bersejarah dalam setiap tindakan dan keputusan yang kalian ambil akan meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujarnya.

Kami telah meneguhkan komitmen kami untuk memastikan bahwa teknologi mendukung visi misi kami dalam menciptakan lingkungan yang inklusif kami memberikan kesempatan kepada semua mahasiswa dan masyarakat untuk mengakses manfaat dari kemajuan teknologi sehingga tidak ada yang tertinggal.

“Diawal pendirian UNU Pasuruan kami akan terus mengembangkan teknologi,” ujarnya

Oleh karena itu mari kita bersama-sama untuk mengembangkan masalah ini demi kader-kader bangsa yang akan datang Oleh karena itu sekali lagi kami dalam hal ini project kami dalam hal ini akan menggabungkan pengetahuan modern dengan nilai-nilai tradisional untuk menciptakan pendidikan yang holistik dan inklusif melalui sinergi pendidikan tinggi dan pesantren.

“Kami mengajak para lulusan untuk selalu berkomitmen pada etika dan inklusi dalam semua aspek kehidupan dan pekerjaan kalian telah belajar banyak nilai-nilai berharga,” tutupnya.

Penulis: Mokh Faisol