Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan LOF

Rejoso, NU Pasuruan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi (KKN-K ) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar Pelatihan Pembuatan Liquid Organik Fertilizer (LOF) di Gedung Serbaguna Desa Karang Pandan, Kecamatan Rejoso, Kabapaten Pasuruan, Kamis (10/8/2023).

Silfia selaku presenter KKN-K UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memanfaatkan sampah organik dan anorganik supaya sampah tidak terbuang percuma.“Ternyata  sampah  memiliki banyak manfaatnya  jika kita bisa mengeolanya diantarnya pupuk pestisida,” ujarnya.

Sejalan dengan  itu, Nur Illiyyin Rizqi Fadilah mengatakan, mengolah sampah organik menjadi kerajinan ecobric  merupakan salah satu bentuk memanfaatan sampah plastik diantarnya membuat variasi kursi dan vas bunga.“Banyak sekali manfaat sampah jika kita bisa mengeolahnya,” tendasnya.

Sementara Kelompok Wanita Tani (KWT)  Lailatul Badriyah mengungkapkan bahwasannya ecobrick itu merupakan salah satu kerajinan yang mudah dibuat dan bahannya sangat mudah didapat, karena terbuat dari sampah kering seperti kertas, plastik dan lain sebagainya.

“Dari pupuk LOF yang sudah dibuat nanti kita manfaatkan untuk menyuburkan tanaman yang kita tanam bersama di minggu lalu,” imbuhnya.

Disisi lain Lailiyatul Hikmah berterima kasih kepada peserta yang sudah datang dan sangat antusias diadakannya kegiatan ini, semoga bermanfaat untuk masyarakat.

“Untuk  peserta yang mengikuti kegiatan ini akan mendapatkab sertifikat pelatihan pembuatan LOF dan ecobrick serta, sebagai suatu kenang-kenangan dari Kami selaku Mahasiswa KKN ITSNU-STAIS Pasuruan,” tutupnya.

Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Alisa Kotrun Nada dan  Istiqomatul Jannah

Editor : Mokh Faisol