Purwosari, NU Pasuruan
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin meminta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk menjaga kondusifitas masyarakat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.

Hal itu ditegaskan di Apel Penutupan dalam acara Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser Angkatan XVI oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purwosari di Lapangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Senin (4/9/2023).

“Salah satu bentuk menjaga NKRI adalah menjaga kondusifitas masyarakat. Terutama menjelang tahun politik, Pemilu 2024 mendatang,” ujarnya.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, juga meningatkan agar Ansor dan Banser dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Yakni sebagai warga negara secara pribadi masing-masing. Bukan sebagai dan mengatasnamakan Ansor dan Banser NU.

“Kita harus tahu siapa yang benar benar berjuang untuk NU dan siapa yang hanya memanfaatkan NU. Jangan sampai kita melakukan kesalahan dalam pemilihan,” tandasnya.

Selaras dengan Gus Ipong, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Abdul Karim menegaskan, agar Banser dalam bersikap dan bertindak berdasarkan arahan para kiai Nahdlatul Ulama.

“Anggota Banser saya tugaskan sahabat-sahabat untuk selalu berkoordinasi dengan ulama NU,” imbuhnya.

Sementara itu, peserta Diklatsar Suyadi menyatakan, siap satu komando dalam menjalankan perintah ulama.

“Kami akan selalu siap dan patuh dengan apa yang di sampaikan para ulama NU,” tuturnya.

Untuk diketahui, 92 peserta Diklatsar dinyatakan lulus. Adapun pembaiatan dipimpin oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan.

Penulis: BAM Yusuf

Editor: Fatmatul Jannah