Dukung Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Benar, Maarif NU Pasuruan Gelar TOT

Pohjentrek, NU Pasuruan
Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Training of Trainer (TOT) Kurikulum Merdeka, Selasa-Rabu (30-31/08/2022).

Kegiatan itu dipusatkan di Aula Lantai 2 Rumah Inovasi, Gedung Maarif, Kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek.

Ketua LP Maarif PCNU, Akhmad Farid menjelaskan, pentingnya dapat memahami konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka.

“Tidak boleh lagi terjadi malpraktik dalam mengajar. Ibaratnya mengajari kambing untuk terbang maka selamanya tidak akan bisa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Selasa (30/08/2022).

Ia berharap, melalui TOT itu akan ada fasilitator yang nantinya bisa mendampingi implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya di sekolah dan madrasah di naungan Maarif.

Baca Juga :   Beri Motivasi Pengurus OSIS Baru, Yayasan Roudlotul Karomah Gelar LDKS

“Itu hal baru dan ke depan setiap sekolah dan madrasah harus benar dalam implementasinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Fasilitator Ahli Sekolah Penggerak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Ahmad Marzuki menyampaikan, apresiasi atas inisiatif LP Maarif PCNU Kabupaten Pasuruan dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dengan tepat dan benar.

“Ada banyak miskonsepsi terkait Kurikulum Merdeka. Sehingga upaya pendampingan sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Dosen Pascasarjana Universitas Yudharta Pasuruan itu juga menuturkan, implementasi Kurikulum Merdeka menuntut setiap sekolah dan madrasah dapat berkolaborasi dengan berbagai stakeholder.

Baca Juga :   230 Warga Ikut Pengobatan Gratis LAZISNU Pasuruan di MA AN-NUR Winongan

“Dalam penyusunan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau Pelajar Rahmatan Lil alamin, dapat melibatkan mitra. Misalnya dengan Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU), GUSDURian Pasuruan, dan pihak lain yang berkompeten,” tandasnya.

Untuk diketahui, TOT Kurikulum Merdeka diikuti oleh 60 peserta dari sekolah dan madrasah se Kabupaten Pasuruan.

TOT Kurikulum Merdeka dilaksanakan atas kolaborasi LP Maarif PCNU Kabupaten Pasuruan, Fasilitator Ahli Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, LTNNU Kabupaten Pasuruan, dan Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.