Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

Sukorejo, NU Pasuruan

Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH Abdullah Kholil Imam berwasiat, untuk selalu meneruskan perjuangan Rasulullah. Dengan menjadi teladan dalam menegakkan perilaku akhlakul karimah.

“Abah berpesan, agar ‘Berjuang dengan berakhlakul karimah. Tidak harus dengan kekuasaan dan harta. Sebab, khidmah pada manusia dengan harta saja, kamu tidak akan membuat mereka puas’ (Menirukan perkataan almarhum),” ujar Gus M Hidayatullah, putra KH Abdullah Kholil Imam kepada NUkepada NU Pasuruan, Rabu (22/06/2022).

Kiai Kholil, juga selalu memberi teladan kepada keluarga untuk gemar bersedekah, memuliakan orang tua dan guru, serta memuliakan tamu. Gus Dayat merasa, begitu cara Abah mengamalkan ayat 9 Surat Al-Hasyr.

“Bahkan pernah uang yang sudah dikumpulkan untuk mengirim kami di pondok, didahulukan untuk sedekah atau untuk memuliakan tamu,” imbuh santri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah Bangil itu.

Gus Dayat menambahkan, Abah merupakan Jajaran Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo. Kiai Kholil wafat pada pukul 11.00 WIB, Selasa (21/06/2022). Beliau dimakamkan di Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Penulis: M Choiruddin

Editor: Makhfud Syawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *