Sambut Ramadhan, NU Pasuruan Kirim Dai di Wilayah Terpencil

Pohjentrek, NU Pasuruan

Jelang Ramadhan 1443 H, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri di Kabupaten Pasuruan yang tergabung dalam Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) menggelar Safari Pesantren di Kecamatan Tosari, Kecamatan Lumbang, dan Kecamatan Tutur.


Sekretaris Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Ahmad Syarofuddin Alkuwaity menyampaikan, pemberangkatan 16 dai dilakukan pada hari Kamis (31/03/2022) di kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek.


“Pemberangkatan dari PCNU turun di kecamatan masing-masing. Lalu penerimaan dijemput oleh kepala desa tempat tugas,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Jumat (01/04/2022).

Baca Juga :   Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil


Ia juga menjelaskan, 16 dai itu berasal dari santri senior di Pondok Pesantren Al-Yasini, Pondok Pesantren Besuk, Pondok Pesantren Darul Mafatihin Ulum Podokaton, dan Pondok Pesantren keluarga Bani Toyyib.


“Untuk tempat tinggal dai di rumah warga. Ada Koordinator Lapangan di masing-masing desa,” tuturnya.
Gus Ipud, sapaan akrabnya, menambahkan, kegiatan itu dilaksanakan bersama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Pasuruan.


“Bentuk kegiatan dai di lokasi antara lain pengenalan fiqih dasar yang sesuai aswaja annahdliyah, dan sesuai kebutuhan warga,” pungkasnya.

Baca Juga :   Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi


Sementara itu, ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, berpesan kepada para dai agar menjadikan Safari Pesantren sebagai ajang untuk mengamalkan ilmu yang sudah diperoleh di pesantren. Sekaligus menjadi kesempatan untuk belajar membaca situasi dan permasalahan di daerah-daerah terpencil.


“Yang kemudian dicarikan solusi untuk bekal hidup di masyarakat nanti setelah keluar dari pondok pesantren,” imbuhnya saat memberikan sambutan pengarahan dalam kegiatan pemberangkatan.


Penulis: Makhfud Syawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.