Pembacaan Niat Puasa Saat Pujian & Usai Tarawih, Begini Alasannya

Kraton, NU Pasuruan
KH. Muntasyar Hasyim, Pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Banat Satu Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menjelaskan alasan adanya tradisi pembacaan niat puasa dalam pujian sholat dan setelah sholat Tarawih.

“Salah satu trik agar tidak lupa niat puasa. Dibaca setelah sholat tarawih,” ujarnya saat kegiatan penutupan Pengajian Rutin Bulanan dan kegiatan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di Musholla Al-Musthofa, Kecamatan Karon, Sabtu (9/4/2021).

Baca Juga :   30 PTNU se-Jatim Belajar Pengurusan HKI di ITS NU Pasuruan

Ia juga menjelaskan, bahwa untuk kehati-hatian, diperbolehkan. Niat berpuasa untuk sebulan lamanya.

“Menurut Imam Malik. Puasa boleh niat diawal bulan. Untuk puasa satu bulan. Ini, adalah hati-hati. Khawatir tidak niat setiap malam,” imbuhnya.

Mas Muntasyar, sapaan akrabnya, juga menjelaskan pentingnya untuk sahur dan menyegerakan berbuka puasa.

“Sahur tetap harus. Walau pun sedikit,” pungkasnya.

Baca Juga :   Istiqomah, Ranting GP. Ansor Balunganyar Gelar Khotmil Qur’an On The Road

Kontributor: M. Dayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *