Berproses di IPNU-IPPNU, Dijamin Tidak Terpapar Radikalisme

Pohjentrek, NU Pasuruan
Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan, sukses menggelar Rapat Anggota (Rapta) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) ke-III di Aula KH. Ahmad Djufri Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jumat-Sabtu (9-10/4/2021).

Baca Juga :   Akhmad Syauqi Muabbad dan Ning Nikma Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Grati

Pembina PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Abdul Aziz mengungkapkan bahwa PKPT memiliki peran penting dalam menanggulangi Radikalisme di lingkungan kampus.

“Jika kita ingin mengikuti dan mau berproses kedalam IPNU IPPNU. Kita tidak akan terjerumus kedalam paham radikal,” ujar Dosen ITSNU Pasuruan tersebut.

Imam Subondo, mengapresiasi distribusi kader yang di ada di PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan.

Baca Juga :   Meriah dalam Masa Pandemi, Begini Peringatan Harlah NU, IPNU, IPPNU di Al-Yasini

“Ada beberapa PAC. Belum tersentuh oleh periode sebelumnya. Seperti PAC Kejayan Winongan dan Kraton. Berkat pengkaderan PKPT IPNU-IPPNU ITSNU STAIS Pasuruan, PAC dapat di jangkau oleh PC,” ujar Ketua PC IPNU Kabupaten Pasuruan itu.

Kontributor: Mokh. Faisol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *