Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

Wanita Yang Tak Lemah

Rekanita,
Perjuangan masih panjang
Aku mengerti,
Jadi seorang perempuan tidaklah mudah
Sering kali hak-haknya disepelekan

Rekanita ku
Jadilah wanita yang tangguh
Gapailah impian serta citamu
Jangan pedulikan ia yang ingin merusak segala impian dihatimu

Aku tahu,
Menjadi wanita organisasi itu tidaklah mudah.
Aku paham,
Menjadi wanita yang tangguh pun rasanya tak mudah

Namun Rekanita
Sampai kapan kita terus menerus berdiam diri
Sedangkan hak-hak kita rasanya sangat terbatas
Kita ini sama sama ciptaan Tuhan
Jika seorang laki laki dengan mudahnya mengikuti organisasi sesuai keinginannya.
Kenapa kita yang perempuan seperti di diskriminasi oleh masyarakat sekitar?

Banyak yang bilang organisasi hal yang sia-sia. Tak sedikit pula yang berkata pendidikan tidak terlalu penting untuk perempuan.
Lantas siapa kelak yang mendidik seorang anak.

Rekanita,
Wanita itu rahimnya dunia,
madrasah utama seorang anak,
Sudahlah jangan hiraukan mereka yang selalu mendiskriminasi kaum perempuan.

Rekanita ku
Jangan mudah menyerah hanya karena faktor lingkungan tak mendukung
Diluar sana banyak yang mendukungmu.
Kita sama-sama seorang wanita, yang harus saling support bukan menjatuhkan.

Cita-cita sudah didepan mata
Apakah Rekanita akan berhenti berjuang hanya karena ucapan yang tak bertanggung jawab.
Mari bangkit
Mari kita tunjukkan
Bahwa kita wanita yang tak lemah.

Penulis: Dita Febrianti, Koordinator Kaderisasi PC IPPNU Kabupaten Pasuruan

Kurator: M. Sahlullah, Magister Bahasa Indonesia UNISMA Malang

Baca Juga :   Sajak "APA KABAR ADAM" karya Gus Haidar Hafeez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *