Diklatsar Masa Pandemi, PC GP ANSOR Kab. Pasuruan Pilih Calon Kader Berkualitas

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan organisasi semi-otonom dari organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU). Yakni, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor). Sejak awal terbentuknya, organisasi Banser ini telah menjadi satuan inti yang dipergunakan atau ditugaskan untuk mengawal dan menjadi benteng para ulama NU.

Dalam Rangka Harlah NU yang ke-98, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Pasuruan bersama Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Rejoso menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser bertempat di SMP Unggulan Darul Ulum Karangpandan. Sabtu, (27/2/2021).

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Diklatsar Banser tersebut, puluhan anggota Pemuda NU resmi menjadi anggota Banser Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Rejoso. Tentu saja, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 sesuai dengan anjuran dari para Kiai dan Pemerintah.

Terkait dengan peserta dalam kegiatan tersebut, Sahabat Abdul Karim, M.Si, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa Diklatsar Banser itu dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas. Hal itu sengaja dilakukan supaya kader yang dilantik menjadi anggota Banser yang berkualitas, karena dalam waktu dekat diharapkan dapat langsung diterjunkan dalam berbagai kegiatan lain yang akan diadakan dan dilaksanakan oleh pengurus baik yang berada ditingkatan Ranting, Pimpinan Anak Cabang (PAC) maupun Pimpinan Cabang (PC) sendiri. Seperti halnya, Diklatsar maupun Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD).


“Kami memang membatasi terkait jumlah peserta pelatihan ini. Selain masih dalam masa Pandemi, agar benar-benar tercipta militansi kadernya. Nantinya, bagi peserta yang lulus selain mendapat sertifikat dan kartu anggota kami juga akan membagikan seragam,” ujar Cak Karim, sapaan akrabnya.


“Kami berharap sahabat-sahabat bisa mendedikasikan diri dalam setiap kegiatan NU diberbagai tingkatan” tambah pria yang menjadi anggota Dewan Kabupaten Pasuruan itu.

Baca Juga :   Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

Dalam pelaksanaannya, Diklatsar tersebut dihadiri pula oleh Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Rejoso serta perangkat Desa Karangpandan. Adapun peresmian pengangkatan sebagai anggota Banser, dilakukan dengan proses pembaiatan yang berlangsung dengan penuh hidmah oleh para peserta dan dipimpin oleh KH. Imron Mutamakkin, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *