Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

Demi meningkatkan kapasitas dan menjalin hubungan tali silaturahmi antar sesama relawan di Jawa Timur, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdhotul Ulama (LPBI NU) Jawa Timur menyelenggarakan Temu Relawan Jawa timur Tahun 2020 yang dilaksankan di Bumi Perkemahan Watu Jejer Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jumat (27/11/2020).

Kegitan tersebut diselanggarakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 27 s.d. 29 November 2020 dan diikuti oleh 225 peserta putra dan putri yang tersebar dari Kota dan Kabupaten se-Provensi Jawa Timur, sedangkan 5 (lima) orang diantaranya berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan Temu Relawan itu dibuka secara langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, yaitu KH. Marzuki Mustamar. Adapun bentuk dari kegiatan tersebut terkemas dalam beberapa agenda kegiatan yang diantaranya berupa seminar kerelawanan dan pemberian materi dari beberapa narasumber yang ahli di bidangnya.

Dalam Sambutannya, Nur Muhammad Sholichudin. S.Ag., M.Pd., selaku Ketua Panitia kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan Temu Relawan yang diadakan oleh LPBI NU Jawa Timur tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan tali silaturahmi dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para relawan, khususnya relawan yang ada di Jawa Timur.

“Begitu banyak lembaga dan anggota masyarakat dalam maupun luar negeri yang ikut berpartisipasi dalam menangani rentetan bencana alam di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Sehingga, pada kenyataannya banyak relawan yang tidak tahu harus berbuat apa ketika berada di daerah bencana. Oleh sebab itu, kami dari LPBI NU Jatim mengadakan Temu Relawan tahun 2020 untuk memperkuat tali silaturahmi dan peningkatan kapasitas sehingga menjadi relawan yang tanggap, terampil dan tangguh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Senada dengan itu, Yoyok Wachyudi, S.Pd., S.Sos., MM selaku Sekretaris kegiatan saat diwawancarai Tim Infokom PC. LPBI NU Kab. Pasuruan mengatakan bahwa pertemuan itu bertujuan untuk memberiakan bekal tanggap bencana kepada para peserta saat bertugas sebagai relawan baik sebelum, ketika maupun setelah terjadinya bencana.

“Dalam rangka penguatan kapasitas SDM Relawan LPBI NU yaitu salah-satunya biar ada sinergi bersama antara cabang satu dengan cabang lainnya, sehingga dalam kegiatan tanggap kebencanaan yang ada di Jawa Timur, relawan kita harus benar-benar dibekali dengan SDM yang siap membantu di dalam Pra-Bencana, Tanggap Bencana, Pasca Bencana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yoyok sapaan akrabnya mengatakan, “Kita harus terus memunculkan kader-kader relawan kita utamanya di NU dengan mencari bibit-bibit di Bidang Kemanusian. Karna kenyataan yang ada, masyarakat di desa, di kota dan dimanapun. NU lebih diterima di dalam dakwah kemanusiaan dan sosial,” pungkas Pria asal Bangil tersebut.

Kontributor: Hendra

Editor: Nuryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat