Melalui Pelantikan MWC NU Winongan, Gus Ipong Minta Warga Waspadai Fenomena La Lina

Dalam situasi pandemi Covid-19, Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Winongan Periode 2020-2025 bertempat di Halaman Kecamatan Winongan dengan disiplin penerapan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan saat sebelum dan sesudah masuk area kegiatan, memakai masker serta saling menjaga jarak duduk antara satu dengan yang lainnya, Kamis (26/11/2020).

Pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Winongan tahun ini, tergolong sangat langka. Pasalnya, kegiatan pelantikan tersebut dilaksanakan secara bersama-sama dengan pelantikan beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) lain yang berada di Kecamatan Winongan. Ormas tersebut antara lain KNPI, Karang Taruna, dan lain-lain.

Baca Juga :   Peringati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091, Bupati dan Kiai Gowes di Pantai Karang Hitam Lekok

Dalam pelantikan tersebut dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan, serta beberapa undangan dari Forkopimka dan pemerintah desa se-Kecamatan Winongan.

Menurut KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, mengajak agar warga dan pengurus NU untuk peduli dan waspada terhadap adanya bencana alam.

“Sebagai kader dan warga NU kita harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu segala kesulitan dan permasalahan terutama dalam kebencanaan,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Selanjutnya, beliau juga menambahkan supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari fenomena La Lina. Sebuah fenomena pendinginan yang tidak biasa di mana anomali suhunya melebihi minus 0,5 derajat celcius di area yang sama dengan El Nino. Sehingga, curah hujan meningkat. Maka, besar kemungkinan akan berpotensi terjadi Banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :   Meriahkan Tradisi Tahun Baru Islam, TPQ Al-Karamah Nguling Gelar Pengajian Umum

“Dengan meningkatkan kewaspadaan diharapkan ada kerjasama antara MWC NU beserta Banom dengan ormas lain dan pihak pemerintah, sehingga dapat meringankan beban warga masyarakat terdampak bencana,” pungkas salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *