Jaga Stabilitas Ekonomi di Masa Pandemi, Muslimat & Ansor Pasuruan Bina UMKM dan Wirausaha Baru

Dalam situasi pandemi covid-19, upaya yang cukup efektif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan daerah adalah melalui penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan penciptaan wirausaha baru. Menyadari itu, PC Muslimat NU dan PC GP Ansor NU Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Pelatihan Usaha dalam rangka penumbuhan dan pengembangan Wira Usaha Baru di kabupaten Pasuruan, Sabtu s.d Selasa, 14-17 November 2020. Kegiatan diikuti oleh 150 peserta.

Pelatihan yang dilaksanakan dengan didukung oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Peridustrian ini, meliputi Pelatihan Pengelasan, Service AC, Kerajinan Anyaman Bambu, dan Kerajinan Kerang. Adapun lokasi kegiatan penutupan bertempat di aula kantor PC GP ANSOR NU Kabupaten Pasuruan.

Menurut Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I, selaku ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, selain menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara ini, juga berharap bisa menumbuhkan usaha baru di Pasuruan.

“Kami berharap di tahun depan juga ada pelatihan yang sama sehingga dapat menumbuh kembangkan usaha baru dikabupaten Pasuruan,” ujar Ning fitri sapa Akrabnya ketika memberikan sambutan penutupan kegiatan, Selasa Siang (17/11/2020).

Selain itu, Neng Fitri juga berharap kepada Kader Muslimat dan Ansor, agar dari pelatihan ini bisa berkelanjutan sehingga dapat benar-benar meningkatkan perekonomian warga NU.

“Dari pelatihan ini nantinya bisa menularkan keahlian keahliannya kepada sahabat Ansor dan ibu-ibu Muslimat yang lain. Sehingga perekonomianya dapat terjamin dengan usaha baru tersebut,” pungkas Perempuan yang juga menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

Dalam acara tersebut, di hadiri oleh KH. imron Mutamakkin, selaku ketua PCNU kabupaten Pasuruan, dan dari Kementerian Peridustrian diwakili oleh Drs. H. Jenih, MM, selaku Kepala Subdirektorat Industri Kimia dan Bahan Bangunan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Makhfud Syawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat