Muharram dalam masa pandemi, Lazisnu Kabupaten Pasuruan Bantu 500 Yatim & Duafa

Menyambut datangnya salah satu hari mulia di dalam Islam, yakni 10 Muharam 1442 H, sebagaimana tradisi pada tahun-tahun sebelumnya, beragam kegiatan digelar masyarakat muslim di Indonesia, pun dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Ikatan Alumni Pesantren Sabilul Muttaqin (IKAPSM), Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PAC GP ANSOR) Sidogiri, dan Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU/IPPNU) Sidogiri, mengadakan kegiatan santunan terhadap 500 yatim dan duafa (yatama), Sabtu (29/8/2020).

Kegiatan tersebut juga didukung oleh UMMU KHADIJAH COMUNITY Jawa Timur dan SEDEKAH JUM’AT Jawa Timur.

Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19, teknis kegiatan tahun ini dilaksanakan dengan cara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana biasanya digelar terpusat dan mengumpulkan massa dengan jumlah besar.

Kali ini, kegiatan menyantuni anak yatim dan duafa yang dilaksanakan oleh LAZISNU Kabupaten Pasuruan tersebut digelar dengan menggunakan 2 (dua) model.

Pertama, dilakukan dengan cara mengadakan pertemuan di Balai Tamu Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karanganyar yang dihadiri oleh 51 santri yatama dari Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin tersebut, tentunya dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

Kedua, dilakukann dengan cara mengantar secara langsung ke rumah masing-masing anak yatim dan duafa di 6 (enam) kecamatan yang tersebar di wiayah Kabupaten Pasuruan. Adapun total keseluruhan penerima sebanyak 500 yatama.

Menurut H.A. Nawawi, selaku Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan, selain untuk menyambut 10 Muharam 1442 H, kegiatan ini diadakan juga sebagai bentuk kepedulian dalam menghadapi pandemi covid-19.

“Alhamdulillah, acara berjalan sukses dan lancar, meski tak semeriah tahun lalu, semoga tahun depan dapat menyelenggarakan lebih meriah lagi,” pungkas Pria yang juga menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin tersebut.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat