Masa Balik Santri, HIMASAL Libatkan SATGAS COVID-19 PCNU Kab. Pasuruan

Masa pandemi COVID-19 yang tak kunjung selesai, SATGAS COVID-19 PCNU Kabupaten Pasuruan dengan Pondok Pesantren, bersama dengan sigap menyesuaikan beberapa kebijakan, salah satunya mengenai pengembalian santri ke Pondok Pesantren.

Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Robithoh Ma’hid Al-Islamiyah (RMI) PBNU dan Kementerian Agama Republik Indonesia (KEMENAG RI) tentang protokol kesehatan bagi Pondok Pesantren, hal yang diterapkan oleh Pondok Pesantren saat pengembalian santri adalah adanya pembagian pengembalian santri sembari mempersiapkan ruang isolasi di dalam Pondok Pesantren selama dua minggu.

SATGAS COVID-19 PCNU Kabupaten Pasuruan, sebagaimana saat pemulangan santri, juga menfasilitasi pengembalian santri asal Pasuruan. Sabtu Pagi (4/7/2020), santri asal Pasuruan yang mondok di Pondok Pesantren Lirboyo melalui Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Pasuruan mengkondisikan pengembalian santri di kompleks perkantoran PCNU.

Tercatat, terdapat 223 santri Pondok Pesantren lirboyo kembali ke Pondok. Maka, sebanyak tiga Bus dan beberapa kendaraan pribadi yang akan mengantarkan para santri kembali ke pondok.

Menurut Gus Narjon Najih Afnany, selaku Ketua Koordinator HIMASAL Pasuruan, bahwa santri yang kembali itu bukan hanya santri yang lama namun santri Baru pun ikut bersama rombongan ini.

“Ada 183 Santri yang ikut di Rombongan Bis, dan sisanya diantar dengan mobil pengurus Himasal Pasuruan,” ujar pria yang lebih akrab di panggil Mas Ajik ini.

Turut dalam mengatur pemberangkatan para santri ini Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin. Beliau mengecek baik kesiapan petugas dari Himasal maupun Petugas SATGAS COVID-19 dan NU Peduli yang ditugaskan dalam giat ini.

“Semoga berjalan lancar,” pungkas salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Besuk tersebut.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Fahrizal Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat