Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

Masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat dampak yang signifikan dalam segala sektor kehidupan. Bukan hanya dampak pendidikan dan sosial, dalam segi ekonomi pun sangat terdampak. Hal ini juga yang dialami para pekerja laudry yang berada di sekitar Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya sudah hampir 3 bulan sejak para santri dipulangkan lebih awal menjelang Ramadhan, sehingga mereka non job.

Melihat hal yang demikian, Rabu (20/5) LAZISNU Kabupaten Pasuruan menyalurkan paket sembako di wilayah Pondok Pesantren Sidogiri. Sebanyak 35 paket sembako dibagikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini selain bertujuan membantu para pekerja laudry pondok pesantren, juga dilakukan sosialisasi pemakaian masker dan menjaga kebersihan dalam rangka mencegah penyebaran wabah covid 19. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pengurus MWCNU sidogiri beserta banom-banomnya. Selain itu, dihadiri pula dari perwakilan pengurus TIBKAM (Ketertiban dan keamanan) PP.Sidogiri.

Menurut Mbok Mahmudah (64), sapaan akrabnya, sebagai salah satu penerima bantuan, Beliau mengucapkan terimakasih dan sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, karena sejak 2 bulan terakhir lebih, dia tidak ada penghasilan,

“kami memang mengandalkan jasa laundry ini untuk menyambung hidup,” ujar wanita separuh baya tersebut.

Dalam sambutanya, H. Syaiful bakhri, sekretaris MWCNU Sidogiri sekaligu atas nama pengurus MWC NU Sidogiri mengucapkan terimakasih, khususnya kepada pngurus PCNU dan NU CARE LAZISNU kab. Pasuruan, karena NU PEDULI melalui SATGAS COVID19 bukan sekedar nama, tapi benar2 peduli terhadap masyarakat terdampak covid19 ini

“Kegiatan satgas covid 19 PCNU kabupaten Pasurun ini kami lihat bekerja secara nyata dan tak kenal lelah baik pembagian masker, desinfektan maupun sembako.”

Beliau juga menambahkan agar warga masyarakat ikut serta mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Semoga dengan bantuan sembako ini dapat mengurangi penderitaan akibat dampak masa pamdemi selama ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Fahrizal Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat