Selama Pandemi COVID-19, ITSNU-STAIS Pasuruan Optimalkan Sistem Daring Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru & Perkuliahan

Dalam kondisi pandemi covid-19 yang saat ini melanda Indonesia dan negara-negara lain di dunia, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan memaksimalkan program pendaftaran mahasiswa baru secara online. Hal ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam melaksanaka protokol kesehatan yang telah diberlakukan.

“Pendaftaran via daring ini sebenarnya sudah kami laksanakan sebelum pandemi terjadi. Namun saat ini pelaksanaannya lebih dimaksimalkan lagi. Segala tahapan pendaftaran hingga pelaksanaan tes masuk dilakukan tanpa melalui proses tatap muka. Kami memaksimalkan penggunaan berbagai media seperti google form, website, media sosial dan sebagainya untuk pelaksanaan tes serta pemberian informasi kepada calon mahasiswa baru terkait jadwal dan informasi penting lainnya” ujar Listiyana Candra Dewi, selaku Ketua Tim PMB 2020/2021, usai mendampingi mahasiswa membagikan masker gratis di wilayah pandaan, Senin Sore (4/5/2020).

Pendaftaran mahasiswa baru di ITSNU dan STAIS saat ini hingga 28 Agustus mendatang dapat dilakukan melalui website pmb online. Website tersebut telah memuat informasi secara jelas dan ringkas mengenai segala tahapan yang perlu dilakukan oleh calon mahasiswa baru.

Selain proses pendaftaran, seluruh kegiatan pembelajaran juga dilakukan tanpa melalui proses tatap muka. Para dosen menggunakan berbagai macam aplikasi seperti zoom dan google classroom, bahkan mengupload materi kuliah melalui blog dan youtube. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan dosen tetap melakukan kegiatan perkuliahan sesuai dengan target capaian pembelajaran yang telah ditentukan. Sementara itu, beberapa kegiatan praktikum juga dilakukan dengan memanfaatkan program virtual laboratory.

“Kami berharap, meskipun pandemi ini berakhir, inovasi kegiatan pembelajaran semacam ini akan tetap dilaksanakan di masa yang akan datang. Tentunya tetap dikombinasikan dengan kegiatan pembelajaran secara tatap muka agar penyampaian materi pembelajaran berlangsung dengan efektif,” ungkapnya.

Editor: M. Fahrizal Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat