KH. Muzakki Birrul Alim: Dua Cara Menuju Surga Ala NU

KH. Muzakki Birrul Alim, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, menjelaskan dua cara Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengajak Jam’iyyah & Jamaahnya serta masyarakat pada umumnya menuju Surga.

“Kita digiring oleh NU untuk melebu surga, caranya, pertama, amal ibadah, yang namanya surga bisa di dapatkan dengan ibadah, dhohir, seperti para Ulama,” tuturnya dalam kegiatan Haul Akbar Sultonul Auliya’ Syaich Abdul Qodir al-Jilani sekaligus Selametan Desa oleh Pengurus Ranting NU Desa Karanganyar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan tersebut, Rabu Malam (2/1/2019) bertempat di Masjid Jami’ At-Taqwa, Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kraton Pasuruan.

“Kedua. Rendah hati, surga buat siapa? Buat orang yang tidak berharap, baik di bumi dan di surga, bathin para Ahlut Thoriqot,” imbuh Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan tersebut.

Dalam acara tersebut, Kiai Muzakki, sapaan akrabnya, mencerikan sifat rendah hatinya Syaikh Abdul Qodir al-Jilani.

“Syaikh Abdul Qodir al-Jilani dawo, ‘Wong iku luweh mulyo tinimbang aku‘ (Orang lain itu lebih mulia dari pada aku). Seperti kalau yang ditemui itu anak kecil, maka harus punya perasaan lebih baik dari anak kecil, kenapa? Karena kita yang baligh banyak dosa tinimbang anak kecil,” pungkasnya di depan masyarakat & Aparatur Desa Karanganyar tersebut. (Dayat/Makhfud). ')}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat