Memperingati Nuzulul Quran, Muslimat NU Banyak Putih Santuni Anak Yatim

Memperingati Nuzulul Qur’an, Pengurus Anak Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Dusun Banyak Putih Desa Lecari menggelar Santunan Anak Yatim dan Pengajian Umum di Masjid Babul Makruf Desa Lecari Kecamatan Sukorejo, Selasa malam (5/6/2018).

“Harapannya, semoga warga bisa tetap kompak dalam acara apapun dan selalu memperhatikan dan peduli pada anak anak yatim terutama yang ada di dusun sendiri”, ujar Ibu Kasiyah selaku Ketua Pengurus Anak Ranting Muslimat NU Banyak Putih tersebut.

Dalam kegiatan yang bersamaan dengan sepuluh malam terakhir Bulan Ramadhan, KH. Shon Haji Abdoes Shomad memberikan penjelasan terkait keutamaan membaca al-Quran dan Rumus dalam menemukan malam Lailatul Qadar versi Syech Abu Hasan Assadzili.

“Rumus Lalilatul Qadar menurut Sultonil Auliyah Syeh Abu Hasan Assadzili, yang semenjak baligh sampai meninggal selalu mendapati malam Lailatul Qadar. Nekposone mulai Minggu Lailatul QodareMalem 29. Nek mulai Selasa Lailatul Qadar malam 21. Nek Rabu, malam 27. Nek Kamis malam 25. Nek Jum’at, malam 19. Nek Sabtu malam 23. Tahun ikiposone mulai dinokemis maka lailatul qadar malam 25 terakhir. Wallohu a’lam bissowab”,

ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah II Lecari Kecamatan Sukorejo tersebut.

Sementara itu, menurut H. Yazid, kegiatan tersebut rutin dilakukan oleh Muslimat dalam 1 tahun sebanyak 2 kali, yakni pada Bulan Ramadhan dan Bulan Muharram.

“Acara pengajian dan santunan anak yatim ini kegiatan rutin yang dilaksanakan 2 kali dalam setahun, yakni bulan suci ramadhan dan bulan muharram yang di gagas oleh ibu ibu muslimat”, jelas salah satu Tokoh Masyarakat Dusun Banyak Putih tersebut.

Kegiatan tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat sehingga kegiatan berlangsung meriah. Adapun rangkaian acaranya dimulai dengan Sholat Tarawih berjamaah di Masjid, pengajian, dan pembagian santunan. (Indah/Makhfud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *