Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

KH. Imron Mutamakkin saat memberikan Ceramah di Kegiatan Safari Ramadhan PCNU Kab. Pasuruan malam ke-6.

Maraknya penyebaran faham Radikalisme, khususnya Radikalisme Agama yang merusak citra Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat, Pengurus Ranting, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU untuk mempersempit dan melawan penyebarannya dengan istiqomah menggadakan kegiatan-kegiatan Tradisi yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama.

“Ben dek Ranting-Ranting NU, ben MWC NU sopaje sering-sering pabenyak acara perkumpulan-perkumpulan kadi neka ekakdimma. Acara-acara kadi neka mempersempit masukna orang-orang luar, aliran-aliran sesat, se bertojuen marosak citra Islam”, ujar KH. Imron Mutamakkin selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan bahasa Madura saat memberikan ceramah dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baitul Mustaqim Kalipang Tegalan Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, kemarin malam (28/5/2018).

“Alhamdulillah, pon depak dek tanggal sepuloh bulan romadon, tore pabenyak nyoon sepora dek ngersana guste Allah (Baca: Alhamdulillah, sudah memasuki sepuluh bulan kedua, mari perbanyak minta ampunan kepada Allah)”, pungkas salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut.

Himbauan PCNU tersebut membentengi dan mencegah agar permasalahan yang disampaikan oleh Suhardi Irianto selaku plt. Camat Grati saat memberikan sambutan di kegiatan Safari Ramadhan tersebut terkait informasi adanya salah satu warga Grati yang terindikasi mengikuti paham radikalisme setelah kuliah di Jember dapat diminimalisir.

Adapun kegiatan Safari Ramadhan kali ini semakin meriah sebab dimeriahkan dengan Tradisi pembacaan maulid Nabi yang diiringi Kesenian Hadrah. Selanjutnya, seperti biasanya, kegiatan ditutup dengan pembagian paket sembako kepada kaum dhuafa’ oleh LAZISNU dan BAZNAS Kabupaten Pasuruan. (Misad).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *